Skip to main content

NELAYAN DALAM BINGKAI DEMOKRASI

Tidak banyak yang tahu jika tanggal 6 April adalah hari nelayan Indonesia. Harinya para pejuang pangan di negeri bahari, negeri yang memiliki sumberdaya ikan melimpah, negeri yang lautnya lebih luas dibanding daratan, negeri yang indah pemandangan  bawah lautnya tak dapat sekedar diucapkan.
Nelayan merupakan istilah bagi orang yang memiliki aktifitas menangkap ikan atau biota perairan. Masyarakat nelayan dapat diartikan sebagai masyarakat yang hidup, tumbuh serta berkembang di daerah pesisir. Berdasarkan data badan pusat statistik (BPS) pada tahun 2011 penduduk miskin di Indonesia mencapai 31, 02 juta orang dan 25,14 % (7,87 juta) dari jumlah tersebut merupakan nelayan. Nelayan seakan-akan  menjadi tamu dilautnya sendiri, dan siapa tuan rumah yang sebenarnya ??
Beberapa permasalah pada nelayan antaralain : 1) ketidakpastian usaha karena ketergantungan yang tinggi terhadap musim, 2) Rendahnya tingkat pendidikan, 3 ) degradasi lingkungan, 4) kebanyakan nelayan berpola hidup konsumtif, 5) susah untuk memasarkan hasil tangkapan, 6) keterbatasan fasilitas/teknologi dan permodalan, 7) kebijakan pemerintah terkait penanggulangan kemiskinan nelayan.
Tanggal 9 April 2014 merupakan momentum untuk memilih legislator. Tentunya memilih bukan sekedar mencoblos gambar partai/foto calon legislator, memilih didasari oleh analisa dari berbagai sudut pandang, analisa tentang permasalahan, serta tawaran tik/cara yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada, pemilih dan yang dipilih sama-sama memiliki tanggungjawab moral, tanggungjawab untuk mengubah masadepan menjadi lebih baik.
Di Indonesia, keberadaan wakil rakyat bagi nelayan sangatlah penting. Wakil rakyat diharapkan dapat memperjuangkan nasib nelayan menjadi lebih baik. Tidak kalah pentingnya juga keberadaan nelayan bagi wakil rakyat, selain merupakan lumbung suara, kemiskinan pada masyarakat nelayan merupakan isu menarik untuk memperoleh simpatik pada pesta demokrasi. Berbeda dengan hubungan nelayan-wakil rakyat di Jepang, wakil rakyat berkewajiban secara penuh melakukan advokasi terhadap kepentingan nelayan, dan nelayan meyakinkan anggota keluarganya untuk memilih calon wakil rakyat. Pemilu bagi nelayan jepang merupakan hari pertaruhan masadepan. Ikatan wakil rakyat-nelayan bukan sekedar ikatan simbiosis mutualisme atau komensalisme, melainkan ikatan moral yang merupakan konstruksi sosial untuk memaknai laut dan perairan  sebagai matapencaharian dan masadepan.
Orang tua yang kaya raya tidak akan pernah membiarkan anak cucunya terlantar dan miskin. Jika Indonesia adalah orang tuanya maka seyogyanya nelayan sebagai anaknya mendapat kehidupan yang layak dan berkualitas. Nelayan layak mendapat pendidikan yang berkualitas, pelayanan kesehatan yang memadai,  kebutuhan nutrisi tercukupi, dan pastinya jaminan akan masadepan.

Semoga kita dapat memanfaatkan momentum 9 april 2014 untuk memilih wakil rakyat yang bersih, berkompeten dan menjadi harapan perubahan bagi jutaan nelayan.

Popular posts from this blog

Kebun Plastik Bangsa Poros Maritim

Indonesia sebagai poros maritim merupakan cita-cita agung. Keagungannya bersemayan disudut-sudut langit tertinggi. Siapapun yang memandangi langit pasti terkagum-kagum karena langit hanya dapat dipandang dari bawah. Berbeda dengan langit, laut dapat dipandang dari ketinggian. Perbedaan sudut pandang langit dan laut membuat “penikmatnya” memperlakukan laut sebagai sesuatu yang rendahan. Laut tidak lebih diperlakukan sebagai tempat pembuangan akhir. Bahkan ketika dalam pergaulan ada teman yang dianggap tidak berguna maka istilah “ kelautko jadi tude” menjadi sangat familiar terdengar. Ada persamaan antara berkebun tanaman di sebidang tanah dan berkebun plastik di laut biru.  Persamaannya, kedua aktifitas sama-sama akan berakhir di meja makan. Bedanya, memakan buah dan sayuran menyehatkan sedangkan makan ikan yang mengandung plastik sangat berbahaya terhadap kesehatan. Seringkali kita mendengar istilah beras dan telur plastik sedangkan ikan plastik mungkin pertamakalinya diistilahk...

STATUS PERIKANAN KEPITING BAKAU

Dengan informasi pasar kepiting bakau yang semakin meluas maka komoditas tersebut telah memberikan nilai ekonomis dan peningkatan pendapatan bagi petani dan telah membuka peluang bisnis kepiting bakau yang semakin berkembang. Pada awalnya bisnis ini hanya mengandalkan hasil tangkapan untuk ukuran pasar siap jual, kemudian meningkat ke upaya budidaya baik budidaya pembenihan maupun pembesaran. Seperti yang terjadi di beberapa negara Asia Tenggara seperti Indonesia dan Filipina. Oleh karena itu tidak saja kepiting besar yang ditangkap, tetapi ukuran kecilpun menjadi bernilai ekonomis. Akhirnya di beberapa tempat terjadi intensitas penangkapan yang cukup tinggi dan telah dirasakan semakin menurunnya produksi tangkap seperti kasus di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Harga kepiting bertelur penuh yang jauh lebih tinggi mendorong minat petani melakukan budidaya produksi kepiting bertelur. Di kalangan bisnis kepiting bakau usaha ini dinilai merupakan usaha yang paling menguntungkan, d...

PERAN KEPEMIMPINAN DALAM PENGENDALIAN GRATIFIKASI

Sikap Profesionalisme Aparatur negara sangat dibutuhkan dalam melakukan kegiatan pelayanan kepada masyarakat. Integritas yang rendah merupakan celah yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna layanan (customer), sehingga hasil pekerjaan aparatur tidak representatif menggambarkan kondisi yaang sebenarnya. Gratifikasi, suap, korupsi, kolusi dan nepotisme sangat berpotensi terjadi selama kegiatan pelayanan kepada masyarakat (customer). Pimpinan Unit Organisasi pemerintah harus melakukan upaya pencegahan untuk meminimalisir terjadinya suap, gratifikasi, korupsi, kolusi dan nepotisme. Integritas adalah marwah dan martabat bagi kehormatan pegawai. Upaya pengendalian gratifikasi dapat berupa : 1. Peningkatan pemahaman melalui pendidikan dan pelatihan anti korupsi. Selain tiu, Untuk memelihara pemahaman aparatur, maka dibutuhkan sosialisasi secara berkala. 2. Penegakan disiplin. Penegakan pelanggaran kode etik ASN akan dikenakan sanksi atau hukuman Selain sanksi moral, ASN yang melakukan pelangg...