Skip to main content

Posts

Showing posts from December, 2009

Taksonomi Kepiting Bakau

Kepiting bakau atau dalam bahasa Inggeris dikenal dengan “Mangrove crab” atau “Mud crab” diklasifikasikan oleh stephenson and Campbell (1960), Motoh (1977), Warner (1977), Moosa (1980) dan Keenan et. al. (1998) sebagai berikut : Class : Crustacea Ordo : Decaphoda Familia : Fortunidae Genus : Scylla ( De Haan, 1833) Species: Seylla serrata (Forskal, 1775), Scylla tranquiberica (Fabricius 1798), Scylla paramamosain (Estampador, 1949) dan Scylla olivacea (Herbst, 1796). Krustasea merupakan hewan berkulit keras sehingga untuk pertumbuhannya melalui proses ganti kulit atau dikenal dengan ‘moulting’. Ordo decaphoda ditandai dengan terdapatnya lima pasang kaki yang pada kepiting bakau pasangan kaki pertama berperan sebagai alat penangkap makanan yang disebut capit dan pasangan kaki yang terakhir (kelima) bermodifikasi menjadi bentuk kipas (pipih) yang berfungsi sebagai kaki renang. Genus Scylla ditandai dengan bentuk karapas yang oval bagi...

PENGELOLAAN SUMBERDAYA PERAIRAN WADUK SECARA TERPADU

Perencanaan pengelolaan perairan waduk secara terpadu merupakan salah satu alternatif bentuk pengelolaan yang diharapkan dapat dikembangkan dan diterapkan di waduk tersebut agar tercapai pemanfaatan sumberdaya perairan waduk secara optimum dan berkelanjutan dengan tetap mempertimbangkan peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat di sekitarnya. Ilyas dan Budihardjo (1995), mengemukaan bahwa bagi suatu perencanaan terpadu, sangat primer perlu difahami akan proses dan interaksi alami yang berlangsung, potensi yang tersedia, interaksi antara berbagai kepentingan, agar tidak menimbulkan kompetisi dalam pemanfaatan, yang mengakibatkan pada benturan yang menjurus pada tidak lestarinya sumberdaya dan menurunnya kondisi sosial ekonomi, tiadak berlanjutnya pembangunan. Menurut Krismono dan A. Krismono (1998), untuk menjaga kelestarian sumberdaya perairan dan kesinambungan usaha perikanan, maka perlu diperhatikan dan dipelajari beberapa hal, antara lain : 1. Jenis perairan, sehingga diketahui pol...

SUMBERDAYA YANG DAPAT DI PERBAHARUI : IKAN DAN SPECIES LAINNYA

Sumber-sumber yang dapat diperbaharui merupakan sumber-sumber dimana stok dapat diperbaharui. Itu mudah untuk memikirkan sumber-usmber yang dapat diperbaharui sebagai sesuatu yang abadi. Bila ini secara otomatis menjadi kasus. Kita dapat memastikan diri kita bahwa pasar akhirnya akan membuat transisi dari sumber yang dapat dihapus ke sumber yang dapat diperbaharui. Walaupun ini merupakan pandangan yang sederhana! Beberapa sumber yang dapat diperbaharui termasuk didalamnnya populasi yang hidup baik tanaman maupun binatang juga merupakan sesuatu yang terbuang-buang bila tidak dikelola dengan efektif. Pertumbuhan dan penurunan populasi ini pada umumnya bergantung pada ukuran populasi akibat dari aktivitas manusia, populasi tersebut digambarkan melampaui ambang batas yang kritis ketika species berkembang lebih luas. Pertumbuhan maupun perluasan sekalipun penting bukan merupakan isu-isu manajemen sumber yang dapat diperbaharui. Bila kebijakan publik dapat menfokuskan pa...